Cara Mudah Merawat AC Mobil Agar Tetap Awet

Advertisement
Cabin Peugeot RCZ 2011

Foto: wikipedia

Karena perkembangan industri otomotif yang semakin maju dan cepat dengan mesin yang sudah semakin bertenaga dan desain yang semakin modern dan tertutup membuat AC mobil menjadi perangkat wajib harus ada di dalam setiap kendaraan roda 4, dikarenakan lebutuhan konsumen yang beraneka ragam.

Fungsi AC mobil tidak hanya untuk mendinginkan udara namun lebih kompleks, yaitu sebagai alat sirkulasi udara yang ada di dalam mobil agar orang yang ada di dalam dapat tetap menghirup udara segar, menjaga kelembabannya dan meminimalisir debu yang masuk ke dalam. Di beberapa negara yang mempunyai 4 musim, AC mobil bahkan mempunyai fungsi tambahan yaitu dapat menghangatkan ruangan dalam mobil pada saat musim dingin (salju).

Berdasarkan fungsi AC mobil yang disebutkan diatas kita seharusnya merawat AC mobil seperti saat kita merawat mesin mobil tersebut, tetapi masih banyak yang menyepelekan soal perawatan AC mobil tersebut, coba bayangkan apa jadinya jika AC mobil tidak dingin lagi, atau bahkan tidak menyala? Maka dari itu sebaiknya kita harus memikirkan soal perawatan AC kendaraan anda.

Karena fungsi AC mobil sangat dibutuhakan, kali ini jagatotomotif memberikan sedikit tips agar kondisi AC mobil anda tetap terjaga dan tahan lama, karena jika sudah rusak biaya memperbaiki atau mengganti cukup mahal.

Jangan menghidupkan AC mobil pada saat RPM tinggi

Mekipun terlihat sepele tetapi hal tersebut dapat membuat AC mobil anda cepat rusak, bahkan kopresor untuk AC dapat terlepas. Karena pada saat putaran mesin (RPM) tinggi dan anda menyalakan dan mematikan AC berulang kali akan membuat kompresor langsung menerima tekanan besar dari mesin sehingga kompresor cepat rusak atau bahkan jika tidak kuat kompresor dapat terlepas dari tempatnya, ini sangat berbahaya.

Cara terbaik untuk menghidupkan dan mematikan AC mobil adalah saat RPM rendah, contohnya saat dilampu merah atau ketika berkendara pelan, dengan begitu magnetic clutch kit dan perangkat kompresor lain tidak kaget menerima daya besar dari mesin.

Jika kompresor AC mobil sudah tidak dapat diperbaiki dan harus diganti biayanya sekitar 1,5 juta untuk yang bekas dan yang baru sekitar 2 juta lebih, tergantung jenis mobilnya.

Menghidupkan AC pada saat suhu dalam mobil sangat panas

Tindakan ini sering sekali dilakukan oleh pengendara mobil, alasannya supaya kondisi cepat dingin, tetapi hal tersebut tidak disarankan, karena AC mobil akan bekerja lebih berat untuk mendinginkan ruangan di dalam mobil tersebut sehingga umur pakai dari AC akan berkurang, selain itu karena perubahan suhu yang drastis akan membuat dasboard di dalam mobil jadi cepat retak-retak.

Solusinya dapat dengan membuka jendela mobil dan hanya menghidupkan blower (hanya kipas) terlebih dahulu agar kondisi suhu dalam kabin turun dengan sendirinya, jika sudah barulah menyalakan AC mobil.

Karpet mobil dan filter kabin kotor

Kondisi karpet yang kotor dapat menyebabkan evapolator juga kotor dan lama kelamaan akan berlendir, dikarenakan debu atau remah-remah makanan yang ada dikarpet akan tersedot oleh blower AC, bahkan mobil keluaran terbaru yang mempunyai filter kabin, karena filter kabin tidak bisa menyaring semua kotoran yang ada, sifatnya hanya meminimalisir kotoran yang tersedot. Filter kabin juga perlu dicek kebersihannya, jika perlu diganti setiap 1 tahun sekali tergantung kondisi filter tersebut, jika sebelum 1 tahun sudah kotor sebaiknya diganti.

Untuk mengatasi hal tersebut rajin-rajinlah mencuci kendaraan mobil anda begitu juga karpet dan membersihkan filter kabin, bagian dalam mobil juga jangan sampai lupa agar kondisi AC mobil tetap terjaga.

Advertisement
Cara Mudah Merawat AC Mobil Agar Tetap Awet | Jagat Otomotif | 4.5